26/11/2020

News Digital

Digital News

Mengenal Kratom, Tumbuhan yang Memikat Presiden Jokowi

2 min read

Dalam kunjungan kerja ke Pontianak, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tertarik ketika ada undangan dari Kapuas Hulu yang bercerita tentang potensi tanaman kratom (Mitragyna speciosa). Saat itu, Ketua Jemaat Rumah Radakng Jalan Sutan Syahrir, Pontianak, Kalimantan Barat menyerahkan sertifikat tanah pada Kamis, 5 September 2019.

Menurut Jokowi, barang-barang aneh atau unik tersebut sangat penting bagi pendapatan masyarakat sekitar. Selain itu, pangsa pasar penjualan luar negeri. Padahal, harga kratom per kilogram bisa berkisar antara Rp 18.000 hingga Rp 30.000. Bergantung pada bentuk bubuk daun kratom atau remah di tingkat petani ( kratom wholesale us ).

Kratom adalah pohon cemara tropis dari keluarga kopi di Asia Tenggara. M. speciosa merupakan hewan endemik Thailand, Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Papua Nugini. Tanaman ini telah digunakan dalam campuran obat tradisional sejak abad ke-19.

Kratom memiliki sifat opioid dan berbagai efek stimulan. Opioid adalah pereda nyeri yang sangat efektif (analgesik). Jika digunakan dengan benar, obat ini efektif dalam meredakan nyeri dan meningkatkan kualitas hidup pasien dengan nyeri kronis.

Hingga tahun 2018, kegunaan dan keamanan kratom sebagai terapi masih diragukan. Karena penelitian tentang penggunaannya berkualitas buruk. Pada Februari 2018, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyatakan bahwa tidak ada bukti bahwa kratom aman atau efektif untuk pengobatan.

Beberapa orang menggunakannya untuk mengobati nyeri kronis. Namun belakangan ini untuk tujuan rekreasi seperti narkoba. Karena itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) merekomendasikan untuk memasukkan kratom ke dalam obat golongan I. Narkotika golongan I seperti candu mentah, tanaman koka, daun koka, kokain mentah, heroin, sabu, dan mariyuana.

Kratom mulai bekerja dalam lima hingga sepuluh menit dan berlangsung selama dua hingga lima jam. Efek samping yang umum adalah mual, muntah, dan sembelit (konstipasi). Efek samping yang lebih serius dapat mencakup depresi pernapasan (pernapasan berkurang), kejang, kecanduan, dan psikosis. Efek samping lain termasuk jantung berdebar, tekanan darah tinggi, insomnia, dan keracunan hati.

Jika bercampur dengan zat lain bisa menyebabkan kematian. Dari 2016 hingga 2017, 152 kematian akibat overdosis kratom dilaporkan di AS. Kratom overdosis sebagai bahan utama dalam 91 kematian. Dan 7 kematian akibat kratom sebagai penyebab tunggal. Di Swedia, ada sembilan kematian terkait kratom pada 2011 dan 2012 ketika kratom dicampur dengan opioid lain.

Di Amerika Serikat, konsumsi kratom meningkat pesat antara tahun 2011 dan 2017. Pada 2019, FDA memperingatkan konsumen bahwa kratom akan terus dilarang dari perdagangan internasional. Tidak yakin dengan produk standar. Dan ketika diimpor, itu dibersihkan.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.